Bangka BelitungBerita

Ketua DPD PASTI Babel Tarmizi Yazid Desak Pertamina Buka Fakta dan Pulihkan Pasokan BBM

9
×

Ketua DPD PASTI Babel Tarmizi Yazid Desak Pertamina Buka Fakta dan Pulihkan Pasokan BBM

Sebarkan artikel ini

BANGKA BELITUNG – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bangka Belitung yang telah berlangsung selama tiga hari terakhir memicu keresahan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengacara & Aktivis Sejati (PASTI) Provinsi Bangka Belitung, Tarmizi Yazid, mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel segera memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab terganggunya pasokan BBM serta mengambil langkah cepat untuk menormalkan distribusi.

Pernyataan itu disampaikan Tarmizi Yazid dalam konferensi pers di Kantor DPD PASTI Provinsi Bangka Belitung, Jalan Koba KM 13, Kecamatan Pangkalan Baru, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU telah mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap berbagai sektor, mulai dari pekerja, aparatur sipil negara (ASN), pengemudi ojek online, pelaku usaha, hingga transportasi umum.

Selama tiga hari masyarakat dipaksa mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM. Kondisi seperti ini tidak boleh dianggap biasa. Masyarakat membutuhkan kepastian dan pelayanan yang layak,” tegas Tarmizi Yazid.

DPD PASTI Bangka Belitung menyatakan telah menerima berbagai laporan dari masyarakat mengenai sulitnya memperoleh BBM jenis Pertalite maupun Pertamax di sejumlah SPBU.

Menurut Tarmizi, jika kondisi tersebut terus berlangsung tanpa penjelasan yang memadai, keresahan masyarakat berpotensi semakin meningkat dan aktivitas ekonomi dapat semakin terganggu.

“Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Apakah karena kendala distribusi, peningkatan permintaan, gangguan operasional, atau faktor lainnya. Informasi yang terbuka akan mencegah munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

DPD PASTI juga mengingatkan agar seluruh pihak terkait melakukan pengawasan secara optimal guna mencegah kemungkinan penyalahgunaan distribusi BBM, termasuk dugaan penimbunan maupun praktik penjualan di atas ketentuan yang berlaku apabila memang ditemukan pelanggaran.

Selain meminta penjelasan resmi, DPD PASTI mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel segera mempercepat pemulihan distribusi dengan memastikan pasokan BBM kembali normal, mengoptimalkan armada distribusi, serta menjamin seluruh SPBU memperoleh suplai sesuai kebutuhan masyarakat.

“Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban akibat terganggunya distribusi BBM. Kami berharap Pertamina segera mengambil langkah konkret agar pelayanan kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Tarmizi Yazid.

DPD PASTI Provinsi Bangka Belitung menegaskan akan terus mengawal perkembangan persoalan ini serta mendorong penyelesaiannya demi melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga kelancaran pelayanan publik di Provinsi Bangka Belitung.(Tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *